Mengenal Beberapa Istilah Properti dalam Bahasa Inggris yang Wajib Anda Tahu

|

 

Dunia properti saat ini tidak lagi terbatas pada transaksi lokal. Dengan berkembangnya akses informasi dan masuknya investor asing ke Indonesia, istilah-istilah properti dalam bahasa Inggris menjadi semakin sering digunakan dalam brosur, kontrak hukum, hingga percakapan sehari-hari di kantor agen properti.

Bagi Anda yang sedang berencana membeli rumah, berinvestasi di apartemen, atau sekadar hobi memantau tren desain interior di situs luar negeri, memahami terminologi ini bukan sekadar gaya-gayaan. Ini adalah bentuk literasi agar Anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan finansial yang besar. Berikut adalah pembahasan mendalam mengenai beberapa istilah properti dalam bahasa Inggris yang paling umum dan penting untuk dikuasai.

1. Istilah Terkait Jenis Bangunan (Types of Property)

Sebelum melangkah jauh ke transaksi, Anda harus paham jenis-jenis hunian yang sering ditawarkan. Beberapa istilah mungkin terdengar serupa namun memiliki makna hukum dan fisik yang berbeda:

  • Landed House: Ini adalah istilah untuk rumah tapak, yaitu bangunan yang berdiri langsung di atas tanah dan memiliki sertifikat hak milik atas tanah tersebut.
  • Townhouse: Sering disalahpahami sebagai kompleks biasa, townhouse sebenarnya merujuk pada deretan rumah yang identik dan saling menempel (dinding bersama) dalam satu area eksklusif.
  • Penthouse: Unit paling mewah yang biasanya terletak di lantai paling atas sebuah apartemen, seringkali dilengkapi dengan fasilitas pribadi seperti kolam renang atau teras luas.
  • Studio Apartment: Unit apartemen kecil yang hanya terdiri dari satu ruangan besar yang menggabungkan fungsi kamar tidur, ruang tamu, dan dapur tanpa sekat permanen.

2. Istilah dalam Proses Jual-Beli dan Legalitas

Saat berurusan dengan notaris atau bank, istilah-istilah teknis ini sering muncul dalam dokumen resmi:

  • Down Payment (DP): Uang muka yang dibayarkan di awal transaksi. Dalam konteks internasional, besaran DP sangat menentukan kepercayaan bank terhadap kredibilitas pembeli.
  • Mortgage: Ini adalah istilah bahasa Inggris untuk KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Memahami bunga mortgage dan tenornya adalah kunci investasi properti yang sehat.
  • Title Deed: Surat keterangan hak milik atau sertifikat tanah/rumah. Pastikan Anda memeriksa keaslian title deed sebelum mentransfer dana apa pun.
  • Escrow: Sebuah layanan di mana pihak ketiga yang netral menahan dana atau aset sementara hingga kontrak atau syarat jual-beli terpenuhi sepenuhnya oleh kedua belah pihak.

3. Istilah Terkait Kondisi Fisik dan Fasilitas (Features)

Ketika membaca deskripsi rumah di situs properti internasional atau majalah arsitektur, Anda akan menemukan istilah berikut untuk menggambarkan kondisi bangunan:

  • Fixer-Upper: Istilah untuk rumah yang dijual dalam kondisi rusak atau butuh banyak perbaikan. Biasanya harganya jauh lebih murah, namun membutuhkan biaya renovasi yang besar.
  • Turn-key: Kebalikan dari fixer-upper, rumah turn-key adalah hunian yang sudah siap huni sepenuhnya. Anda cukup memutar kunci dan masuk membawa koper.
  • Amenities: Fasilitas pendukung yang ada di sekitar atau di dalam kompleks properti, seperti taman, pusat kebugaran, jalur lari, hingga sistem keamanan 24 jam.
  • En-suite Bathroom: Kamar mandi yang terletak langsung di dalam kamar tidur utama (kamar mandi dalam).

4. Mengapa Memahami Istilah Ini Sangat Penting?

Ada beberapa alasan mengapa pembaca iderumah.id perlu membiasakan diri dengan istilah-istilah di atas. Pertama, untuk menghindari miskomunikasi. Bayangkan jika Anda membaca iklan rumah "semi-detached" namun Anda mengharapkan rumah yang terpisah sepenuhnya (detached). Kesalahan kecil dalam pemahaman istilah bisa berujung pada kekecewaan saat survei lokasi.

Kedua, untuk memperluas cakrawala investasi. Jika Anda paham istilah properti dalam bahasa Inggris, Anda bisa memantau tren harga properti di Singapura, Australia, atau Amerika Serikat sebagai perbandingan untuk portofolio investasi Anda di Indonesia. Ketiga, kemampuan bahasa Inggris yang baik akan meningkatkan wibawa Anda saat bernegosiasi dengan pengembang internasional atau klien asing.

5. Membangun Percaya Diri dalam Berkomunikasi

Dunia properti adalah dunia negosiasi. Tidak cukup hanya mengetahui arti "Mortgage" atau "Landlord" secara tekstual. Anda perlu memiliki kemampuan bicara (speaking) yang luwes untuk menjelaskan keunggulan sebuah properti atau bernegosiasi harga agar mendapatkan kesepakatan terbaik.

Banyak orang yang secara teknis mengerti istilah-istilah ini namun mendadak kaku saat harus menjelaskannya secara lisan. Padahal, kepercayaan diri dalam berkomunikasi adalah aset yang sama berharganya dengan aset properti itu sendiri. Lingkungan yang mendukung untuk mempraktikkan istilah-istilah ini secara langsung adalah kunci utama agar lidah tidak kelu saat harus berhadapan dengan lawan bicara.

 

Setelah mengetahui berbagai istilah properti dalam bahasa Inggris, langkah selanjutnya adalah melatih keberanian Anda untuk menggunakannya dalam percakapan nyata agar negosiasi bisnis maupun impian memiliki hunian idaman semakin lancar. Jika Anda merasa masih sering ragu atau kurang percaya diri saat berbicara bahasa Inggris, Anda bisa mengasah kemampuan speaking Anda dengan cara yang seru dan antiribet di Mr.BOB Kampung Inggris, tempat belajar paling asyik yang akan membantu Anda menguasai bahasa Inggris dengan metode yang menyenangkan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri Anda secara instan.

 


Related Posts

0 comments: